Union Berlin, klub sepak bola asal Jerman, telah mencatatkan sejarah dengan menunjuk Marie-Louise Eta sebagai pelatih, menjadikannya pelatih wanita pertama dalam sejarah Bundesliga. Penunjukan ini terjadi setelah pemecatan Steffen Baumgart pada 12 April 2026.
Marie-Louise Eta yang berusia 34 tahun ini, sebelumnya merupakan asisten pelatih wanita pertama di Bundesliga, kini akan memimpin tim pria untuk sisa musim ini. Dalam pernyataannya, Eta mengungkapkan kegembiraannya atas kepercayaan yang diberikan klub kepadanya untuk menjalani tugas yang menantang ini.
Sejarah dan Perjalanan Karier
Sebelum mencetak sejarah di Bundesliga, Eta telah menunjukkan kemampuannya di level tinggi. Pada tahun 2023, ia menjadi asisten pelatih wanita pertama di Bundesliga dan liga-liga top Eropa. Selama periode tersebut, ia juga sempat mengambil alih tugas media ketika pelatih kepala Nenad Bjelica dijatuhi sanksi pada tahun 2024.
Pemecatan Steffen Baumgart
Pemecatan Baumgart terjadi setelah hasil buruk yang didapat klub di paruh kedua musim ini. Kekalahan 3-1 dari Heidenheim, tim yang berada di posisi buncit, menjadi titik akhir bagi karier Baumgart di Union Berlin. Direktur Olahraga Union, Horst Heldt, menyatakan bahwa tim mengalami periode mengecewakan dan sangat membutuhkan poin untuk menjauh dari zona degradasi.
Dampak Penunjukan Eta
Penunjukan Marie-Louise Eta sebagai pelatih memberikan harapan baru bagi Union Berlin yang hanya memenangkan dua pertandingan sejak Natal dan kini berada tujuh poin di atas zona degradasi. Heldt menyebutkan bahwa situasi tim saat ini masih sangat rentan, dan performa buruk dalam beberapa pekan terakhir tidak memberikan kepercayaan diri untuk bisa berbalik dengan susunan tim saat ini.
Sebelum terjun ke dunia kepelatihan, Eta adalah seorang pemain yang berprestasi dengan Turbine Potsdam, di mana ia berhasil meraih gelar Champions League pada tahun 2010 serta tiga gelar Bundesliga. Ia juga telah berkomitmen untuk mengambil alih tim wanita Bundesliga Union Berlin mulai musim panas mendatang.
Wanita di Sepak Bola Pria
Meskipun wanita telah melatih tim sepak bola pria di divisi yang lebih rendah, penunjukan Eta sebagai pelatih di liga utama merupakan langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya. Di Jerman, klub Ingolstadt FC di divisi ketiga saat ini dilatih oleh Sabrina Wittmann, sementara di Prancis, klub Clermont pernah dilatih oleh Corinne Diacre selama tiga musim hingga 2017.
Kesimpulan
Penunjukan Marie-Louise Eta sebagai pelatih Union Berlin menandai tonggak sejarah penting bagi sepak bola Eropa, khususnya untuk perempuan yang bercita-cita menjadi pelatih di level tertinggi. Dengan harapan dapat mengubah nasib tim di sisa musim ini, semua mata kini tertuju pada kinerja Eta di lapangan.